Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Information Display Layanan Publik dan Emergency Contact di Desa Lamoncong
Desa Lamoncong, Senin 3 Agustus 2026 - Program ini diawali dengan tahap penjajakan dan pengumpulan data pada 22 Juli 2026 melalui in-depth interview bersama Sekretaris Desa Lamoncong, Musriadi, S.Pd., dan staf desa. Proses tersebut bertujuan mengidentifikasi kebutuhan informasi pelayanan, mulai dari jenis layanan administrasi, persyaratan dokumen, alur pelayanan, hingga nomor kontak instansi yang dapat dihubungi dalam kondisi darurat. Seluruh informasi kemudian dikembangkan menjadi information display yang informatif, komunikatif, dan mudah dipahami, dilanjutkan dengan proses perancangan desain, validasi bersama pemerintah desa, pencetakan, hingga pemasangan di Kantor Desa Lamoncong.
"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan information display yang mampu mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi desa sekaligus memperoleh informasi kontak darurat secara cepat dan akurat. Kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari kecepatan pelayanan, tetapi juga dari kemudahan akses informasi, kejelasan prosedur, dan kepastian layanan yang diterima masyarakat. Karena itu, kami berharap media ini dapat mendukung terwujudnya pelayanan publik yang responsive, transparent, and based on people needs, sehingga setiap masyarakat dapat mengakses layanan desa dengan lebih mudah, memperoleh informasi yang dibutuhkan secara jelas, serta merasakan pelayanan yang semakin berkualitas di Kantor Desa Lamoncong," ujar Arya Saputra.
Sekretaris Desa Lamoncong, Musriadi, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keberadaan media informasi yang memuat layanan administrasi dan kontak darurat akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun pendatang yang membutuhkan informasi secara cepat.
"Keberadaan kontak layanan darurat sangat penting, terutama ketika masyarakat maupun pendatang menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan segera tetapi tidak memiliki nomor yang dapat dihubungi. Dengan adanya information display ini, masyarakat tidak hanya mengetahui alur pelayanan administrasi desa, tetapi juga memiliki akses cepat terhadap layanan darurat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih efektif, tepat sasaran, dan masyarakat merasa lebih aman ketika membutuhkan bantuan," tutur Musriadi, S.Pd.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berharap information display dapat menjadi media informasi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Desa Lamoncong secara berkelanjutan. Kehadiran media tersebut diharapkan mampu memperkuat keterbukaan informasi, memberikan kepastian prosedur pelayanan administrasi, serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses terhadap layanan publik dan layanan darurat. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals).